KPI Kirimkan Teguran Ke Anime Dragon Ball

17 7

 

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengirimkan teguran kepada Stasiun Global TV terhadap tayangan Anime Dragon Ball, Buletin Indonesia Siang, dan Fokus Selebriti, Selasa, 15 September 2015.

Menurut Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Sujarwanto Rahmat Arifin, tayangan yang banyak adegan kekerasaan sebaiknya dikurangi seperti yang terdapat dalam film Dragon Ball. Meskipun secara prosedur Global TV sudah benar menetapkan film tersebut pada kategori remaja (R) namun unsur kekerasaan yang terdapat dalam film tersebut terlalu berlebihan. Ini dikhawatirkan Rahmat menimbulkan efek peniruan oleh anak.

“Rasanya tidak etis apabila proses perusakannya atau tindakan kekerasaan lain ditayangkan. Ini akan menimbulkan efek bagi penonton dan membentuk anggapan mereka jika hal-hal demikian sebagai perilaku sehari-hari dan lumrah dilakukan,” kata Rahmat kepada perwakilan Global TV dari tiga program acara tersebut, Selasa (15/9/2015).

Sementara itu, Yaumi Suhayatmi perwakilan dari Global TV menyampaikan pihaknya akan berhati-hati terkait setiap adegan yang ditayangkan.

“Kami berterima kasih kepada KPI sudah diingatkan mengenai hal ini. Kami sudah berupaya untuk berhati-hati tapi dalam pelaksanaan ada yang keselip,” Ungkapnya pada Forum tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy