Eiichiro Oda Tidak Akan Menghidupkan Portgas D. Ace Kembali!

483705099c9908926590536a9385e8c3
483705099c9908926590536a9385e8c3

Para fans sempat meminta Portgas D. Ace dihidupkan kembali dalam serial One Piece, Eiichiro Oda menolaknya dengan tegas!

Beberapa hari yang lalu, kreator One Piece yakni Eiichiro Oda menjadi bintang tamu di program Honma dekka!? Fuji TV.

Dalam acara tersebut, sang host Sanma Akashiya menanyakan berbagai hal seputar serial One Piece. Salah satunya adalah permintaan penggemar yang ingin menghidupkan Portgas D. Ace kembali.

Menanggapi hal tersebut, Oda Sensei menjawab ‘Tidak’ dengan jelas dan sangat tegas. Dia lalu menjelaskan bahwa serial ini akan terus berjalan tanpa kehadiran anak kandung Gol D Roger tersebut.

Baca juga  Peringati Ulang Tahunnya ke-20, Franchise Yugioh! Bakal Hadirkan Serial Anime Baru di 2020

Seperti diketahui, Portgas D Ace merupakan komandan Divisi ke-2 Bajak Laut Shirohige. Dia adalah anak kandung Raja Bajak Laut, Gol D. Roger dengan pasangannya Portgas D. Rouge. Saat masih kecil, Portgas D Ace diselamatkan diam-diam oleh Laksamana Madya Angkatan Laut Garp, kakek Luffy atas permintaan Roger.

Dalam pertempuran besar di Marineford, Portgas D. Ace akhirnya tewas ditangan Laksamana Akainu demi melindungi adiknya, Monkey D. Luffy.

Baca juga  'Twin Star Exorcists' Menampilkan Desain Karakter Utama!

Selain membahas tentang Ace, Eiichiro Oda juga menjelaskan sedikit tentang ending One Piece.
Akashiya sempat menebak-nebak apa yang dimaksud dengan harta karun terakhir, One Piece. “Apakah harta itu berupa ikatan keluarga atau persahabatan?” tanya Akashiya.

“Tidak, aku benci hal-hal yang seperti itu,” jawab Oda.

“Itu seperti ending di serial The Wizard of Oz yang kutonton saat masih kecil. Bayangkan saja jika kau berpetualang dalam waktu yang sangat lama dan mendapatkan hadiah seperti itu, pasti kau akan kecewa, bukan?” imbuhnya.

Baca juga  WANIMA Bawakan Lagu Tema Movie One Piece Stampede

Oda sendiri menegaskan bahwa dirinya ingin Luffy dan kawan-kawan benar-benar mendapatkan harta karun terbesar yang dipresentasikan dalam sebuah benda, bukan kenangan atau ikatan saja.

“Aku inginnya tu seperti ini, ‘aku sudah berpetualang selama bertahun-tahun, jadi berikan aku harta karun sungguhan’,” pungkasnya.

Loading...