Dituduh Plagiat, Logo Olimpiade Tokyo 2020 Akan Diganti

Dituduh Plagiat Logo Olimpiade Tokyo 2020 Akan
Dituduh Plagiat Logo Olimpiade Tokyo 2020 Akan

Setelah menimbulkan kontroversi sejak pertama kali diumumkan, akhirnya logo untuk Olimpiade 2020 akan diganti setelah dewan penyelenggara Olimpiade mengatakan terdapat begitu banyak keraguan tentang logo tersebut sehingga tidak bisa digunakan.

Kritikan deras tentang logo ini memang tidak hanya datang dari luar negeri tetapi dari masyarakat Jepang sendiri. Banyak dari mereka yang mengatakan logo ini mirip dengan logo liga sepakbola Jepang atau J.League dan dinilai lebih buruk dari logo Olimpiade London ditahun 2012 silam.

Baca juga  'Himouto! Umaru-chan' Gagal Untuk Penayangan Season Kedua Animenya!

Tidak lama berselang, seorang desainer asal Belgia, Olivier Debie mengklaim jika ia menemukan banyak persamaan dari logo Olimpiade Tokyo 2020 dengan hasil karyanya. Ia pun sampai merencanakan akan melakukan gugatan.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan stasiun televisi TBS, memberi hasil 85 persen responden berpikir, bahwa logo Olimpiade Tokyo harus diubah.

Baca juga  Inilah 10 Kostum Cosplay Terlaris di Jepang Medio 2015

“Saya pikir kita butuh penjelasan lengkap dari Sano. Saya merasa dikhianati,” ujar Gubernur Tokyo Yoichi Masuzoe.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 sekilas memang mirip dengan logo hasil karya Oliver Debie

Sang perancang logo, Kenjiro Sano akhirnya mengaku jika ia telah meniru materi yang ada di internet ketika membuatnya saat ditanyai oleh dewan penyelenggara Olimpiade. Untuk meredakan kontroversi, media-media Jepang menyatakan bahwa panitia akan secara resmi mencabut logo tersebut.

Baca juga  Sekali Lagi, 'One Piece' Mendominasi Penjualan Manga Di Jepang Untuk Tahun Ini!

“Kami telah mencapai kesimpulan bahwa adalah sudah sepatutnya bagi kami untuk mencabut logo itu dan mengembangkan emblem baru,” kata Toshio Muto, Direktur Jenderal Dewan Pelaksana Tokyo dalam konferensi pers.

 

Beri penilaian untuk post ini