5 Urban Legend Terseram di Jepang Versi Sorewa, Takut Dilarang Masuk!


SOREWA.NET – Hai, minna-san! Kali ini Sorewa bakal mengupas mengenai beberapa urban legend atau legenda perkotaan menyeramkan di Jepang.

Pasti kebanyakan dari minna-san sudah tau mengenai beberapa dari sekian banyaknya urban legend seram yang dimiliki Jepang, akan tetapi, Sorewa telah memilih 5 urban legend berikut ini yang mungkin minna-san belum pernah dengar.

Berikut 5 urban legend terseram di Jepang versi Sorewa (pastikan minna-san menyimak seorang diri!):

  1. Tomino no Jigoku

Tomino no Jigoku adalah sebuah puisi yang konon katanya siapapun yang membaca puisi ini dengan lantang, maka kematian akan datang padanya.

Asal usul dari puisi ini masih abu-abu, namun ada juga yang bilang bahwa puisi ini ditulis oleh seorang anak perempuan bernama Tomino yang terlahir cacat.

  1. Hachishakusama

Hachishakusama adalah hantu berwujud wanita setinggi 8 kaki yang mengenakan baju putih panjang dan bersuara “Po… Po… Po… Po…”

Konon katanya, hantu ini suka menculik anak-anak.

Cerita yang kebanyakan orang dengar mengenai hantu ini adalah cerita tentang seorang anak laki-laki yang berlibur di rumah neneknya saat musim panas dan tidak sengaja melihat Hachishakusama di halaman belakang rumahnya.

Mengetahui cucunya melihat Hachishakusama, kakek dan nenek anak laki-laki itu mencoba melindungi cucunya dengan mengurungnya di dalam sebuah ruangan tertutup yang di setiap sudutnya diberi garam selama satu malam.

Selama satu hari satu malam, anak laki-laki itu tidak boleh sampai terlihat oleh dunia luar, atau Hachishakusama akan menangkapnya.

  1. Boneka Okiku

Urban legend berikutnya adalah boneka yang diberi nama sesuai dengan pemilik pertamanya, yakni Okiku.

Boneka ini dapat ditemui di kuil Mannenji di Iwamizawa, Hokkaido.

Konon katanya, ketika boneka ini pertama kali diserahkan di kuil Mannenji, boneka ini berambut pendek, namun seiring berjalannya waktu rambut dari boneka Okiku terus tumbuh.

Cerita boneka ini dimulai ketika seorang laki-laki ingin menghadiahi adik perempuannya yang bernama Okiku sebuah boneka.

Namun pertemanan antara Okiku dengan bonekanya tidak berlangsung lama karena Okiku meninggal.

Keluarga Okiku tidak ingin membuang boneka tersebut, maka dari itu mereka menyimpannya. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mendapati bahwa rambut dari boneka Okiku terus tumbuh dan menganggap bahwa arwah putri keluarga tersebut mendiami boneka itu.

Pada tahun 1938, akhirnya keluarga Okiku setuju untuk menyerahkan boneka tersebut pada kuil Mannenji.

  1. Teke-teke

Teke-teke adalah hantu berwujud wanita yang bagian bawah tubuhnya terpotong.

Konon katanya, wanita tersebut meninggal karena terjatuh di rel dan tubuhnya terlindas oleh kereta.

Nama “teke-teke” tersebut berasal dari suara yang ditimbulkan oleh wanita itu saat berjalan dengan kedua tangannya.

Bila seseorang bertemu dengan hantu ini, maka dia akan menangkap orang tersebut dan memotong tubuhnya menjadi dua seperti dirinya.

  1. Sukima Onna (Wanita di dalam Celah)

Sukima onna adalah hantu berwujud wanita yang bersembunyi di sela-sela atau celah apapun.

Berhati-hatilah saat menatap sebuah celah.

Konon katanya, jika seseorang menatap sebuah celah dan melihat sepasang mata Sukima Onna, maka dia akan diajak bermain petak umpet olehnya, dan jika orang itu berhasil menemukannya, maka dia akan diajak ke alam lain atau neraka.

Berhati-hatilah, minna-san. Siapa tau ada yang bersemayam di kolong kasur atau bawah selimutnya,

atau mungkin di belakang minna-san sendiri! (Sorewa/Pedih Di Mata)

What's Your Reaction?

Angry Angry
1
Angry
Cute Cute
1
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
2
Win
WTF WTF
2
WTF
Pedih Di Mata

A single man namely Muhammad Rofiquzzaman. A translator at Samehadaku.net and Jack of translations, Bachelor of Arts, a Duelist, and a theatrical director. Applying nickname of “Pedih Dimata” based on the nickname on his character in Ragnarok Online and Counter Strike 1.6.

5 Urban Legend Terseram di Jepang Versi Sorewa, Takut Dilarang Masuk!

log in

reset password

Back to
log in